Semua dimulai Dari Rumah

Untuk merubah perilaku masyarakat menuju Indonesia yang jauh lebih baik tidak perlu memulainya dari tempat yang jauh, karena sesungguhnya Semua dimulai dari rumah.

Rumah adalah tempat semuanya bermula. Rumah tempat Perilaku bermula. Rumah tempat Budi Pekerti bermula. Rumah tempat Budaya bermula. Budaya sopan santun dimulai dari rumah. Budaya antri dimulai dari rumah. Budaya peduli lingkungan juga dimulai dari rumah.

Itulah maka, seharusnya kondisi rumah baik bangunan, design, tata ruang juga harus mendukung pembentukan karakter pemiliknya.

Rumah seharusnya adalah sebuah ruang bermain yang paling menyenangkan. Anak-anak bisa nyaman bermain bersama orang tuanya saat didalam rumah, juga bisa bebas bermain bersama teman-temannya di luar rumah tanpa membuat orang tuanya was-was.

Rumah seharusnya adalah tempat bernaung yang paling aman. Berlindung dari terpaan hujan dan panas, berlindung dari hal-hal yang tidak baik.

Rumah seharusnya bisa menjadi tempat bergaul, bersosialisasi, bersilaturahim yang nyaman dengan para tetangga.

Rumah dan Pemukiman seharusnya adalah sebuah tempat yang dalam Al-Qur’an disebut dengan Baldatun Thoyibatun. Sebuah tempat yang baik. Ketersediaan air bersih yang berlimpah, persediaan oksigennya tidak terbatas, alamnya senantiasa diremajakan dengan proses-proses organis.

Mari kita perhatikan sejenak, apakah rumah kita sudah memenuhi kriteria diatas ?

 

Thiar Bramanthia
Inisiator Akoe Indonesia | Konsultan Kreatif 

Thiar Bramanthia Author

Thiar Bramanthia adalah seorang Konsultan Kreatif (CreativePreneur), Pemerhati Budaya Aseli Indonesia, Blogger Aktif sekaligus merupakan Inisiator Akoe Indonesia, yang doyan minum kopi ketal sambil dengerin musik metal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *