Senyum itu sumber rejeki

Kata orang Senyum itu Sumber Rejeki. Maksudnya gimana ya. Apakah cukup dengan senyum aja kita udah pasti dapet rejeki? Wow… kalo memang bener seru kali ya. Tapi mungkin penjelasan sederhananya seperti ini…

Pada suatu hari… ceritanya baru bangun tidur ketika turun dari tempat tidur langsung kepeleset sampai jatuh. Ketika mau mandi, air macet. Pas mau sarapan, kopi habis. Trus berangkat ke kantor jalanan macet luar biasa. Begitu sampai di kantor dimarahin boss karena terlambat, telepon klien udah disamber orang lain, prospek lain mengundurkan diri. Waktu pulang, ban mobil bocor, hujan lebat pula. Asli apes gak abis-abis.

Pernah kayak gitu ? saya pernah !
Walaupun jalan ceritanya gak seapes contoh di atas. Tapi lumayan mirip dan menyebalkan.

Tapi sebaliknya, pernahkah anda mengalami kejadian yang luar biasa indahnya dimulai sejak bangun tidur. Dimana ketika itu anda terbangun karena putri anda yang baru berusia 4 tahun mencium pipi anda sembari membelai kepala anda.

Selesai mandi, sarapan sudah terhidang lengkap dengan kopi panas yang harum. Saat berangkat ke kantor anda berangkat dengan diiringi lambaian tangan istri dan putri anda.

Dijalan, segalanya menjadi lancar. Bahkan Traffic Light pun seolah berpihak pada anda. Selalu berwarna Hijau !

Sesampai di kantor, Klien telepon menyatakan siap untuk tanda tangan kontrak, Sorenya Boss menyampaikan selamat dan memberi Bonus liburan gratis ke Singapore. Mantaaap !

Pernah kayak gitu ? saya juga pernah. Walau lagi-lagi jalan ceritanya gak gitu-gitu amat. Tapi soal Bangun tidur sampe Traffic Light nya beneran tuh, Kalo soal bonus mah nggak lah. Wong saya kerja sendiri, gak punya Boss 😉

Apa yang bisa dipetik dari cerita diatas ?

Bahwa ternyata jalan hidup kita sangat dipengaruhi oleh kondisi pikiran kita.  Disaat pikiran kita penuh dengan hal-hal negatif, maka jalan hidup kita seharian itu penuh dengan kejadian negatif.

Sebaliknya saat kita memulai hidup dipagi hari dengan pikiran positif, maka hidup kitapun dipenuhi dengan kejadian-kejadian positif. Sampai-sampai Traffic Light pun berpihak pada kita.

Saya ingat ada seorang ustadz yang menyampaikan bahwa dalam Al-Quran Allah pernah berkata bahwa : “Aku sesuai dengan persangkaan umat ku” (kira-kira begitulah kalimatnya …)

Jika buruk persangkaannya jadi buruklah dia. Jika Baik, maka akan baik jugalah hasilnya. Bukankah Ayat tersebut bercerita tentang besarnya pengaruh Pikiran terhadap kehidupan kita ?

Artinya, kalau mau hidup enak, harus berpikir positip. Sederhana sekali kan ?

Masalahnya gimana caranya bisa berpikir positip ? Jawabannya sederhana juga. Sesuai dengan cerita diatas, segalanya pasti dimulai saat bangun tidur.

Marilah kita memulai hari dengan berpikir positif. Saat membuka mata, jangan buru-buru bangun. Sisihkan waktu untuk mensyukuri nikmat yang telah dikaruniakan Allah pada kita. Gak usah jauh-jauh, bersyukur lah kita masih bisa bangun. Gimana kalau nyawa kita di cabut saat kita sedang tidur ? waaak…

Lantas, coba ingat-ingat kejadian indah kemarin dari pagi sampai saat kita mau tidur semalam. Cari yang indah-indahnya aja. Kalau susah, cari yang lucu-lucu nya. Mungkin kejadian dengan teman-teman kantor atau teman kampus? atau tingkah putri kita yang masih kecil. Pokoknya yang lucu-lucu. Ingat-ingat sampai kita tersenyum.

Kalau sudah tersenyum, baru kita bangun dan memulai segala aktifitas. Insya Allah, seharian kita akan bertemu kejadian serba indah yang membuat kita terus tersenyum. Karena Senyum itu Sumber Rejeki.

Jadi…

sudahkah anda bersyukur pagi ini ? sudahkah anda tersenyum ?

Salam Kreatif,

Thiar Bramanthia
Inisiator Akoe IndonesiaKonsultan Kreatif 

Thiar Bramanthia Author

Thiar Bramanthia adalah seorang Konsultan Kreatif (CreativePreneur), Pemerhati Budaya Aseli Indonesia, Blogger Aktif sekaligus merupakan Inisiator Akoe Indonesia, yang doyan minum kopi ketal sambil dengerin musik metal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *