Kopi itu Budaya Kita

Banyak yang bilang bahwa yang pertama kali membawa Kopi ke Indonesia adalah VOC, Belanda. Benarkah demikian? Simak syair dibawah ini :

Orom Bismillah,
Sengkewe
kunikahen ko orom kuyu
wih kin walimu
tanoh kin saksimu
Mantanlo kin saksi kalammu

Syair diatas adalah syair kuno yang biasa dinyanyikan oleh para petani di Aceh saat akan menanam Kopi. Kata Sengkewe pada syair tersebut bermakna Pohon Kopi dalam bahasa Aceh.

Keberadaan syair kuno ini membuktikan bahwa Kopi sudah ditanam oleh bangsa Aceh jauh sebelum Belanda datang ke Indonesia.

Fakta bahwa Pohon Kopi sudah ditanam jauh sebelum Belanda datang juga diperkuat oleh C. Snouck Hurgonje seorang tokoh penting dimasa pendudukan Belanda di Aceh.

C. Snouck Hurgonje pernah bercerita tentang keberadaan Kopi di Gayo dalam bukunya yang berjudul “Het Gajoland en Zijne Bewoners” yang terjemahannya kurang lebih “Tanah Gayo dan Kebudayaan Masyarakatnya”.

Dalam buku ini Snouck menyebutkan bahwa ketika dia menginjakkan kakinya di Aceh, sudah banyak terlihat kebun Kopi di disana, terutama di desa Gayo.

Lantas, kapan tepatnya Kopi masuk ke Indonesia?  Diperkirakan kopi masuk ke Aceh bersamaan dengan masuknya Islam. Kemungkinan besar jamaah haji dimasa itu kerap membawa pulang biji kopi Arabica dari tanah Arab, yang kemudian menyebar di seluruh Sumatera dan pulau lainnya.

nb.
kisah tentang kopi yang lebih lengkap bisa dibaca dalam buku saya yang berjudul “Panen Rejeki Lewat Kedai Kopi”.

Salam Kreatif, Salam Internet Marketing

Thiar Bramanthia
Konsultan Kreatif | Internet Marketing

46 total views, 1 views today

Thiar Bramanthia

Thiar Bramanthia adalah seorang Konsultan Kreatif (CreativePreneur), Pemerhati Budaya Aseli Indonesia, Blogger Aktif sekaligus merupakan Inisiator Akoe Indonesia, yang doyan minum kopi ketal sambil dengerin musik metal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *